Ketentuan Program Peduli Sesama

1. Setiap konten kegiatan sosial yang ditampilkan dalam situs ini akan direview setiap hari senin. 2. Program akan dirubah atau ditambah sesuai kebutuhan. 3. Pendonor atau pemberi bantuan adalah secara suka rela dan tanpa paksaan secara iklhas. 4. Pendonor dan relawan mengerti bahwa segala kegiatan ini tanpa ada ikatan baik secara hukum pidana maupun perdata, semata untuk kepentingan sosial. 5. Bila ingin mengajukan program untuk ditampilkan, maupun saran silahkan hubungi contact person, aksarakuning@gmail.com

DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius

DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius - Sahabat Dunia pendidikan Indonesia, Pada Artikel pendidikan yang anda baca kali ini dengan judul DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius, team telah mencoba mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasinya. mudah-mudahan isi artikel saya ini, Artikel Berita, Artikel Guru, yang sudah dipersiapkan dan kami tulis ini dapat bermanfaat. Selamat membaca, jangan lupa SHARE dan Bookmark agar mudah mencari artikel ini.

Judul : DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius
link : DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius

Baca Juga


Kekerasan dalam dunia pendidikan semakin serius -- Kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan memang marak terjadi, dan biasanya yang diduga melakukan kekerasan adalah guru atau tenaga pendidik, namun berbeda dengan yang dialami oleh seorang guru yang mengajar di SMK 2 Makassar bernama bapak dasrul, seorang guru yang telah mengemban amanat mendidik siswa telah ditegur secara keterlaluan.

Memar di pelipis dan banyak sekali darah yang bercucuran di wajahnya merupakan tanda kekerasan nyata dari seorang ayah bernama ahmad yang emosi karena anaknya mengadu kepadanya, bahwa dia telah ditampar oleh gurunya dikarenakan dia tidak mengerjakan tugas rumah atau PR yang telah diberikan sebelumnya.




Kapolsek tamalate kompol aziz yunus yang menangani kasus ini mengatakan bahwa pelaku telah diamankan. Dan penyidikan akan segera dilakukan oleh pihak  yang berwajib.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih bahkan menyebut proses belajar dikotori oleh amarah orang tua. "Ini masalah kepercayaan. Bila sekolah sudah dipercayai oleh orangtua untuk mendidik anaknya, mestinya semua proses dalam sekolah dimaknai sebagai proses pendidikan," jelasnya yang dilansir dari harian okezone dan fajaronline. Memang begitulah kenyataannya, pendidikan memang tidak selamanya sama perlakuannya terhadap semua siswa, ada siswa rajin dan nakal. Tidak dapat dipungkiri bahwa bila mereka butuh metode pembelajaran yang berbeda.

Perlakuan yang diterima murid pasti memiliki maksud yang baik untuk dirinya sendiri, sebagai orang tua harusnya bisa bijak dalam berpikir. Guru tidak akan secara sembarangan memberikan tugas atau hukuman, ada porsi yang sudah guru pahami sejak lama, koordinasi dari masing-masing pihak guru atau orang tua harusnya terjalin secara harmonis agar anak didiknya bisa nyaman dalam belajar, bukan dengan cara mengambil keputusan sendiri dan bertingkah tidak selayaknya. Kedepannya semoga dunia pendidikan  makin ramai dengan berita mengharumkan atas prestasinya bukan berita mengharukan yang kian lama kian serius.
-D


Mantep kan mas brow artikel :DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius

,.. DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah kalau Blegitchu, sampai jumpa di postingan artikel lainnya Jangan lupa Share yaaa. Kawulo Alit manunggaling Gusti.. Donasi web ini silahkan hubungi aksarakuning@gmail.com, seikhlasnya, yang penting membantu membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Anda sekarang membaca artikel DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius dengan alamat link http://www.soalpendidikan.com/2016/08/dpr-ri-kekerasan-terhadap-guru-makin.html

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "DPR RI : Kekerasan Terhadap Guru Makin Serius"

Posting Komentar